Perlawanan Liverpool atas Manchester United pada PIala FA kembali berlanjut. Bermain di Stadion Anfield, Liverpool berhasil meraih kemenangan tipis 2-1 di , Sabtu (28/1/2012). Gol Dirk Kuyt pada dua menit terakhir membawa The Reds melaju ke babak kelima Piala FA.
Memiliki modal delapan kemenangan dan hanya sekali kalah atas rival bebuyutannya itu sepanjang pertemuan di Piala FA, Liverpool tampil begitu percaya diri. Sejak awal mereka langsung mengambil inisiatif serangan.
Bermain masih tanpa Luis Suarez, Liverpool mengandalkan Andy Carroll sebagai striker tunggal, ditopang Steven Gerrard sebagai trequartista. Menariknya, pada laga ini Manajer Kenny Dalglish memainkan formasi yang tak biasa. Dia memilih menempatkan tiga bek, dan menumpuk lima pemain di lini tengah.
Sementara itu di kubu Man. United, Sir Alex Ferguson memercayakan Danny Welbeck sebagai ujung tombak utama. Fergie memang terpaksa menerapkan formasi darurat seiring cedera dua pilar, Rooney dan Nani.
Tak heran pada awal laga, Man. United tampak masih mencoba mencari bentuk permainan terbaik. Sedangkan Liverpool justru mulai mencoba mendominasi permainan sejak peluit awal babak pertama dibunyikan.
Setelah terus mencoba menekan lini belakang tim tamu, Liverpool akhirnya berhasil membuka keunggulan lebih dulu pada menit ke-21. Berawal dari tendangan penjuru Gerrard, bola berhasil ditanduk Daniel Agger tanpa mampu diantisipasi kiper David De Gea.
Gol Liverpool membuat kubu tim tamu tersengat. Mereka mencoba mengimbangi permainan agresif tuan rumah, dan terus meningkatkan tekanan. Upaya berhasil. Permainan Setan merah semakin hidup. Pertandingan pun kembali berimbang.
Pada akhirnya, Man. United berhasil membuat skor menjadi imbang saat laga berjalan 39 menit. Berawal dari akselerasi Rafael Da Silva yang mengelabui Jose Enrique di sekotor kanan, umpan silangnya berhasil diselesaikan Par Ji-Sung melalui tendangan kaki kanan yang bersarang telak di pojok kiri gawang Pepe Reina. Skor 1-1 membuat laga kembali memanas.
Sepanjang sisa babak pertama, kedua kubu terus saling jual beli serangan. Namun permainan ketat yang diperagakan kedua tim justru membuat peluang yang hadir semakin jarang tercipta. Skor 1-1 pun bertahan hingga wasit meniupkan peluit akhir babak pertama.
Memasuki babak kedua, Dalglish coba berbenah. Dua pergantian pemain dilakukan sekaligus dengan menarik keluar Jamie Carragher dan Maxi Rodriguez, serta memasukkan Kuyt dan Charlie Adam.
Taktik yang diterapkan Dalglish cukup efektif. The Reds kembali mampu mendominasi penguasaan bola. Namun Man. United pun cukup berbahaya dalam melancarkan serangan balik cepat. Visi permainan Paul Scholes dan kecepatan Welbeck membuat Liverpool tak bisa leluasa menyerang.
Memasuki 20 menit terakhir. Dalglish memutuskan menarik keluar Gerrard demi menambah amunisi di sektor depan. Kehadiran Craig Bellamy diharap mampu mmeberi tuah positif seperti kala mereka mengalahkan Manchester City di semifinal Piala Carling.
Di sisi lain, Fergie pun menerapkan taktik hampir serupa. Empat menit setelah masuknya Cellamy, Man. United juga menambah amunisi di sektor depan dengan memasukkan Javier Hernandez menggantikan Scholes.
Kehadiran Hernandez ternyata cukup membuat lini belakang Liverpool yang kembali bermain dengan empat bek sedikit kerepotan. Akan tetapi, pergantian pemain Liverpool justru lebih efektif. Dirk Kuyt tampil sebagai pahlawan melalui golnya saat laga tersisa dua menit.
Memanfaatkan umpan jauh dari Reina, Kuyt yang tidak terkawal mampu lolos dari perangkap offside, sebelum melepas tendangan keras kaki kanan yang tak mampu dijangkau De Gea. Liverpool kembali unggul 2-1 dengan laga tersisa dua menit menuju waktu normal.Gol kemenangan itu pun berhasil dipertahankan tuan rumah hingga laga berakhir. Liverpool pun berhak melaju ke babak kelima Piala FA, sekaligus memaksa Man. United angkat koper.
Labels: News
Subscribe to:
Post Comments (Atom)


0 comments:
Post a Comment